Perhatikan bentuk grafik USD terhadap Rupiah dari tahun 2008 membentuk pola yang unik ( Cup And Handle ) karakter pola ini jika Break out atap CUP kenaikan terus berlanjut sampai menuju puncak di atas, nah puncak nya itu ada di Rp. 15 000, yang merupakan ATAP TERDEKAT.
Perdagangan kemarin Elnusa ( ELSA ) ditutup naik 3 % tertinggi naik di 8 % dan Medco naik
tertinggi 8 % dan akhirnya di tutup hanya naik 5 %. harga Oil semalam turun dalam 10 % ke posisi 40. wajar saja harga Oil turun karena tiga hari berturut turut naik 27 %. Oil memang masih fase Bearish namun harga di 35 - 40 adalah harga si SUPPORT kuat. Sementara tutup dulu dan lupakan sejenak saham saham yang berhubungan dengan Oil, karena Elnusa sudah naik 34 % selama 4 hari berturut turut, dan Medco hanya baru naik 5 % di hari pertama kenaikan kemarin.
Ada yang harus di waspadai untuk tidak menaroh saham terlebih dahulu ( khusus bagi TRADER ), karena melihat arah IHSG yang cenderung ke bawah lagi menuju SUpport 4.100, di tambah lagi kondisi market regional dan global yang merah dengan rata rata turun di atas 2 %. Penurunan indeks gabungan di suatu negara di atas 2% menunjukan bahwa ada kekhawatiran yang kuat. dan buat TRADER tentu agar lebih berhati hati, jangan membeli saham terlebih dahulu karena alam yang tidak kondosip, lebih baik memegang Cash dulu.
Perlu di perhatikan buat investor dan pelaku perdagangan dan mungkin juga masyarakat, bahwa kalo di lihat dari grafik kurs mata uang dollar terhadap rupiah, menunjukan dollar sedang berada pada fase trend Bullish KUAT. Itu artinya bahwa usd terhadap rupiah bisa sampai ke 15. 000, ..!!!!!!!
Level tersebut sangat mungkin mudah terjadi, melihat kekuatan TRend USD-IDR.
Ingat ..Resistence USD - IDR ada di Rp.15.000, dan biasanya level tersebut SANGAT MUNGKIN DI SENTUH. jadi hindari saham saham yang berbasis bahan baku dollar sebaiknya perhatikan perusahaan yang di untungkan dari kenaikan dollar seperti SRIL dan DSFI.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar